Sebelum bergabung Organisasi Amal, harus tahu apa?

Seperti yang kita ketahui, organisasi amal adalah organisasi yang menangani banyak sektor yang tidak bisa dijangkau pemerintah dalam memberikan bantuan. Karena mereka disebut organisasi “amal”, kita tahu bahwa mereka bersifat nonprofit atau tidak mencari keuntungan. Tapi ada sesuatu yang perlu kita ketahui sebelum kita berpikir melanjutkan langkah memasuki dunia organisasi amal dengan segala kesibukannya. Ada beberapa pertanyaan penting yang perlu dijawab. Sudah siap?

  1. Apa tujuanmu?
    Apa yang ingin kamu gapai dari menjadi bagian perusahaan atau lembaga organisasi amal itu? Karena uang kah? Atau tujuan lain seperti mencari relasi dan sebagainya? Tak masalah jika jawabannya berbeda-beda. Tujuan seseorang tidak bisa disamakan satu dengan yang lainnya. Bagian pertanyaan pertama ini penting untuk dijawab demi keselamatan dan kemulusan jalan saat nanti sudah berada di organisasi amal tersebut. Bayangkan saja, kalau memang tidak bertujuan atau sekadar iseng-iseng dari awal, ketika kita tidak sedang dalam mood mungkin kita akan bekerja lebih sedikit. Padahal, tingkat upah atau kompensasi kerja kita ditentukan oleh intensitas kerja dan sumbangan kita bagi organisasi amal itu sendiri. Nah, untuk mencegah masalah ini, lebih lanjut kita tinjau pertanyaan kedua. Selain itu, mungkin juga tujuanmu adalah mencari sebuah pengalaman, terlebih kamu adalah lulusan fresh graduate yang membutuhkan banyak pengalaman untuk memperbagus CV. Sektor nonprofit seperti organisasi amal adalah salah satu cara tepat untuk memperbagus CV tersebut. Selain keanggotaan atau volunteeringnya yang lebih bersifat terbuka, kamu juga akan mendapat banyak manfaat.

  2. Kamu tahu apa saja manfaatnya?
    Pernah tidak teman-teman atau sahabat pembaca mengalami keadaan di mana kalian sangat bersemangat untuk menghadiri sebuah acara atau kegiatan. Kira-kira, kenapa hal seperti itu bisa terjadi? Salah satu di antaranya ialah karena seseorang tahu manfaat apa yang akan ia peroleh dari menghadiri acara tersebut dan karena manfaat tersebut berkaitan erat dengan sesuatu yang inginkan. Ketika seseorang mengetahui manfaat mengikuti organisasi amal atau terjun di bidang organisasi amal, maka ia secara tidak langsung memberi bahan bakar untuk semangat kerjanya. Beberapa diantara manfaat tersebut adalah manfaat sosial seperti turut memberi bantuan kepada orang lain, mendapat banyak relasi dari orang-orang penting terutama donatur yang biasanya dari kalangan orang-orang kaya atau berkecukupan atau berpengaruh, kemudian banyak juga mendapat insight atau sudut pandang baru mengenai sebuah masalah sosial. Hal ini bukan tanpa alasan. Tentu saja karena saat seseorang terjun dalam dunia organisasi amal, ia berjibaku langsung dengan keadaan kekurangan yang dialami orang-orang yang kurang beruntung tersebut. Ketimbang mendengarkan kata orang, kalian akan melihat secara langsung bagaimana sebenarnya keadaan di tempat yang membutuhkan itu dan kemudian mencari cara terbaik untuk menyelesaikan masalahnya bersama-sama. Selain itu, kalian juga akan mendapatkan banyak skill atau keterampilan baru. Dalam banyak contoh, rata-rata orang yang mengikuti sebuah organisasi amal akan diajari sebuah ilmu baru atau keterampilan baru sebelum mereka betul-betul terjun ke lapangan. Jika organisasi amal itu berkaitan dengan kesehatan, maka keterampilan dasar berkaitan dengan kesehatan mungkin akan diberikan untuk kalian yang menjadi volunteer di organisasi amal tersebut. Hal yang tidak kalah penting juga, organisasi amal membuat kita lebih hidup dalam segi jiwa. Hampir tidak mungkin kita tidak tersentuh ketika kita melihat senyuman dari orang-orang yang kita bantu. Kadang, senyuman kecil di pipi mereka mampu membayar semua keringat yang telah terkucur dari hasil kerja kalian.

  3. Apa yang kamu suka, dan apa yang tidak kamu suka dalam bekerja?
    Terkadang, mengetahui manfaat saja tidak cukup untuk tetap bekerja melanjutkan langkah di dunia organisasi amal. Mengetahui aspek apa yang kamu suka dan tidak kamu suka dalam bekerja, nampaknya akan mempermudah dirimu menentukan ke organisasi amal mana kamu akan melangkah. Pasalnya, tidak semua organisasi amal sesuai atau cocok dengan kultur kerja dirimu. Bisa jadi, di suatu tempat, organisasi amalnya tidak terlalu besar, namun manfaat yang kita terima dari sisi soft skill sangat banyak, karena pekerjaan tersebut sangat spesifik dan membutuhkan ketekunan untuk membuat organisasi amal yang kecil tersebut tumbuh besar. Maka, pekerjaan ini mungkin cocok untuk kalian yang tidak suka banyak pekerjaan yang terpecah fokusnya, lebih suka satu pekerjaan yang fokus dan meningkatkan skill secara expert di bidang tersebut. Sebaliknya juga bisa. Bisa jadi sebuah organisasi amal sangat besar dan terkenal seantero tanah air, upah atau kompensasi yang diterima juga besar. Namun, dari segi keterampilan tambahan sangat sedikit yang kamu dapat. Bisa jadi juga, pekerjaan yang sama akan membuat bosan jika dilakukan berulang kali. Maka dari itu penting untuk coba memikirkan jawaban dari pertanyaan ini.

  4. Berapa waktu yang kamu habiskan sehari? Untuk apa saja?
    Mengapa juga pertanyaan ini menjadi penting? Karena dalam perjalanannya, pekerjaan dalam organisasi amal bisa jadi akan menyita banyak waktumu. Sekarang, coba hitung atau kira-kira secara kasar, dalam pembagian secara umum, apa saja yang kamu lakukan setiap hari dan untuk apa saja? Apakah kamu tipe orang yang butuh banyak waktu untuk menyendiri seperti introvert? Apakah jawabannya iya? Jika iya, bisa jadi kamu harus pikirkan kembali kemauanmu untuk menjadi volunteer sebuah organisasi amal. Atau, kamu punya pilihan kedua untuk coba tetap masuk ke dalam organisasi amal tersebut, hanya saja di divisi yang berbeda, bukan yang terjun langsung ke lapangan. Permasalahan waktu ini memang terkadang cukup rumit. Ada orang-orang yang juga membutuhkan beberapa hari dari waktunya khusus untuk keluarganya misalnya, atau waktu khusus menjalankan sebuah kewajiban kepada orang tua atau keadaan khusus lainnya. Yang terpenting, coba perhatikan dan petakan, agar kamu bisa menentukan divisi apa yang akan kamu pilih ketika hendak bergabung dengan organisasi amal.

Posted in Keorganisasian on May 13, 2020